Bojonegoro, arekpantura.com – Dalam Rangka Hari Guru Nasional dan Hari Aksara Internasional Tahun 2025 Pemerintah daerah Kabupaten Bojonegoro hadiri acara Pameran Stand yang di gelar di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Senin (1/12/25).
Anita Juliati ,SE,S.pd selaku penanggung jawab dari unsur IGTKI menyampaikan pada Hari Guru Nasional 2025 adalah guru hebat, indonesia kuat ajakan “Bergerak berdampak literasi investasi masa depan dalam hari guru sangat relevan.
” Guru yang hebat berarti guru yang sejahtera secara finansial, peningkatan literasi investasi dapat membatu guru,” Ungkap Anita.
Anita menjelaskan Media pembelajaran berbasis IT adalah alat atau bahan yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk membantu proses belajar, mengajar.
Media ini mencakup berbagai bentuk seperti multimedia interaktif (PowerPoint, Canva), gamification (Kahoot!, Quizizz), platform online (Google Classroom, Moodle), video, dan podcast. Penggunaannya bertujuan membuat pembelajaran lebih interaktif, menarik, serta memudahkan penyampaian informasi, dan dapat meningkatkan motivasi serta kreativitas siswa
Peringatan Hari Guru Nasional ini menjadi momentum untuk bersama-sama berkomitmen untuk terus mengangkat martabat profesi guru dan mewujudkan pendidikan yang lebih baik, adil, dan merata. Serta terus memacu dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan mewujudkan guru yang profesional dan sejahtera.
Hal ini sejalan dengan tema Peringatan Hari Guru Nasional yaitu Guru Hebat, Indonesia Kuat.
“Tanpa guru, Indonesia tidak bisa maju seperti sekarang. Tanpa guru, Jawa Timur tidak bisa berbuat apa-apa. Untuk itu, secara khusus kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah mencurahkan segala pengorbanannya demi mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.
Pasalnya, jelas Anita , peranan guru sangat penting dalam mendidik generasi bangsa dan tidak tergantikan oleh teknologi. Utamanya dalam pembangunan karakter di era digital.
“Di era digitalisasi, peserta didik tak akan terpisah dari sebuah telepon genggam. Segala arus informasi yang diserap secara tidak langsung telah membangun dan memengaruhi emosi, mentalitas, dan karakter seorang anak,” jelasnya.
“Siapa bilang guru tidak keren. Profesi Guru telah banyak membuat bangga masyarakat Indonesia. Tidak ada profesi lain seperti guru yang bisa membentuk karakter generasi muda kecuali para orang tua,” tambahnya.
Menurutnya, kemajuan teknologi telah mengubah dunia pendidikan secara drastis dan ada kekhawatiran yang dirasakan yaitu intoleransi, bullying, dan kekerasan seksual dalam dunia pendidikan kita.
“Maka hal yang perlu dilakukan adalah fokus terhadap pendidikan karakter baik secara fotmal maupun informal. Disinilah pentingnya peran pendampingan dari guru di sekolah,” Pungkasnya.
Tampak hadir dalam Hari guru Nasional Sekertaris Dinas Bapak Anang Prasetyo Adi ,S.STP.MM Kepala Bidang Paud dan PNF Rasmadi,.M.Pd
Peringati Hari Guru Nasional dan Hari Aksara Internasional, Si Hitam yang Jenius
Pemkab Bojonegoro hadiri pameran stan di gelar di Exhibition Hall Grand City Surabaya
