Lamongan, arekpantura.com – Aktivitas ekonomi masyarakat di sepanjang Jl. Raya Sugio–Lamongan, tepatnya di Desa Tanjung, Made, Kabupaten Lamongan, semakin menggeliat setiap Minggu pagi. Kawasan ini kini menjadi titik keramaian baru berkat hadirnya pasar loak dadakan yang semakin diminati warga lokal maupun pengunjung dari luar daerah, (30/11/2025).
Pasar dadakan yang buka hanya sekali dalam sepekan ini menawarkan beragam barang bekas berkualitas, mulai dari peralatan rumah tangga, elektronik, pakaian, onderdil kendaraan, hingga barang antik dan koleksi unik. Harga yang terjangkau membuat pasar ini menjadi tujuan favorit masyarakat yang ingin mencari barang layak pakai dengan biaya hemat.
Yang menarik, pengunjung tidak hanya berasal dari Kecamatan Lamongan, tetapi juga dari kecamatan lain dan kota sekitar, seperti Sukodadi, Babat, hingga Gresik dan Bojonegoro. Mereka sengaja datang karena pasar ini dikenal lengkap dan selalu menghadirkan barang-barang menarik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Bagi para pedagang, keberadaan pasar loak ini menjadi sumber penghasilan tambahan yang sangat berarti. Banyak dari mereka memanfaatkan hari Minggu sebagai waktu khusus untuk berdagang tanpa mengganggu aktivitas kerja di hari biasa.
Mas Yudi, warga Desa Made, menilai pasar loak Mingguan ini membawa banyak manfaat bagi warga.
“Menurut saya, pasar ini sangat bermanfaat. Pedagang bisa menambah penghasilan, dan warga bisa belanja murah dengan banyak pilihan. Bahkan banyak yang datang dari luar kota, jadi suasananya makin ramai dan hidup,” ujar Mas Yudi.
Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan agar pasar ini lebih tertata.
“Kalau ada penataan dari pemerintah, seperti area parkir dan kebersihan, pasti lebih baik. Karena pasar ini sudah jadi tujuan banyak orang, sayang kalau tidak dibina,” tambahnya.
Bagi pengunjung, pasar loak ini bukan hanya tempat belanja, tetapi juga destinasi akhir pekan yang menyenangkan. Banyak warga datang setelah olahraga pagi, lalu menikmati suasana pasar sambil berburu barang unik.
Dengan antusiasme yang terus meningkat, pasar loak Minggu pagi di Jl. Raya Sugio–Lamongan berpotensi menjadi salah satu ikon kegiatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Lamongan.
Dukungan pemerintah daerah dalam hal penataan dan fasilitas diharapkan mampu menjadikan pasar ini semakin tertib, nyaman, dan memberi manfaat besar bagi warga dan pedagang.
Pasar Loak dadakan yang berada di Jl Sugio-Lamongan
