Lamongan, arekpantura.com – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pantura Raya yang mencakup Kabupaten Lamongan, Bojonegoro dan Kabupaten Tuban, bakal menggelar gawe besar. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Peringatan HUT IJTI ke 28, yang puncaknya akan diselenggarakan di Pendopo Lokatantra Pemkab Lamongan.
Untuk mengawali rangkaian kegiatan, sejumlah perwakilan IJTI Pantura Raya menggelar audensi bersama ketua DPRD Lamongan, Mukhammad Freddy Wahyudi, S.E. jumat (31/6/26).
Moh. Mahrus, ketua IJTI Pantura Raya mengungkapkan jika audensi dengan ketua DPRD Lamongan tersebut merupakan langkah awal untuk penyelenggaraan rangkaian kegiatan HUT IJTI yang nantinya berpusat di Kabupaten Lamongan.
“Audensi ini merupakan langkah awal kami untuk melaksanakan kegiatan. Karena puncak acara nantinya di Kabupaten Lamongan, maka alangkah lebih baiknya jika harus berpamitan terlebih dahulu dengan Ketua DPRD,” ungkap Mahrus.
BACA JUGA :
Langkah ini dianggap penting, masih menurut Mahrus, karena DPRD merupakan miitra yang tidak bisa dipisahkan dengan profesi jurnalistik. DPRD sebagai representasi rakyat membutuhkan dukungan media agar kinerja dan dinamika yang terjadi dapat tersampaikan secara utuh dan transparan. Pemberitaan yang cerdas dan konstruktif dinilai penting untuk mendukung visi pembangunan.
“Hubungan yang sudah harmonis selama ini antara IJTI dan DPRD, diharapkan akan lebih ditingkatkan demi untuk pembangunan Kabupaten Lamongan,” imbuhnya.
Ketua DPRD Lamongan, Mukhammad Freddy Wahyudi, S.E. sendiri, menyambut baik kedatangan perwakilan dari IJTI Pantura Raya tersebut. Terlebih lagi dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh jurnalis televisi yang berada di tiga kabupaten tentunya akan membawa dampak yang positif bagi pembangunan daerah.
“Saya sendiri baik secara pribadi maupun institusi, menyambut baik dengan kegiatan yang akan dilakukan oleh IJTI Pantura Raya. Sebagai mitra kerja yang selama ini terjalin dengan baik, harus terus ditingkatkan.” Ungkap Freddy.
Sebagai wakil rakyat, lanjut Freddy, pihaknya membuka lebar-lebar ruang kritik bagi para jurnalis untuk bersama-sama bekerja sebaik mungkin demi kepantingan masyarakat. Tentu saja, kritik tersebut harus profesional yang bertujuan untuk membangun.
“Kami para anggota dewan, sangat terbuka dengan para jurnalis khususnya di lamongan. Harapan kami, teman-teman jurnalis selalu professional dalam menjalankan tugas-tugasnya dan selalu bersikap obyektif.” Tegasnya.
BACA JUGA :
Sementara itu, Heru Kuswandi selaku ketua panitia HUT IJTI yang ke 28 mengungkapkan jik adalam rangkaian kegiatan tersebut dilakukan di 3 kabupaten yakni Kabupaten Lamongan, Tuban, dan Kabupaten Bojonegoro.
“Meskipun dilaksanakan di 3 kabupaten, puncak acaranya nanti akan dilaksanakan di Pendopo Lokatantra Pemkab Lamongan yang insyaAllah akan dihadiri oleh Ketua Umum IJTI Herik Kurniawaan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, sekaligus Bupati Lamongan, Bupati Tuban serta Bupati Bojonegoro, pada tanggal 7 September nanti,” jelas Heru.
Untuk rangkaian kegiatan sendiri, Heru menjelaskan jika akan diawali dengan Lomba Baca Berita seputar Persela yang akan diikuti oleh siswa SMK/SMA serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lamongan, yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2026 bertempat di Stadion Surajaya Lamongan dengan pemateri Farah Manhillah Presenter TV One.
Sedangkan untuk kegiatan kedua, dilakukan di SMK Negeri 1 Lamongan berupa Diskusi Multimedia yang diikuti oleh siswa SMK/SMA se Kabupaten Lamongan dengan naras umber Nunu LCD, serta redaksi media televisi pada tanggal 20 Agustus 2026. Dalam diskusi tersebut, para siswa akan diberikan materi bagaimana menyajikan sebuah berita mulai dari peliputan hingga bisa ditayangkan di Televisi.
Selain itu, dengan pemateri Nunu LCD, siswa akan diberi pembekalan seputar Personal Branding sehingga mampu menghipnotis public yang saat ini semakin marak lewat media sosial. Dan di era digital seperti saat ini, kepiawaian dalam bermedia social dapat menjadi sumber pundi-pundi uang yang menjanjikan.
Tidak hanya di Kabupaten Lamongan, di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro juga akan dilaksanakan bantuan air bersih bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih di tengah musim kemarau saat ini.
“Jangan lewatkan, bagi siswa siswi di Kabupaten Lamongan, kegiatan ini merupakan momen yang sangat berarti untuk mengasah bakat sekaligus akan bermanfaat di kemudian hari.” Pungkas Heru.
