Lamongan, arek pantura – Salah satu program Presiden Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis mulai diuji cobakan di sekolah yang berada di pedesaan, di kecamatan kembangbahu, sabtu (24/05). Uji coba makan bergizi gratis mendapat beragam sambutan dari ribuan siswa. Namun karena masih bersifat uji coba, maka masih saja ditemukan sejumlah kekurangan baik penyajian maupun rasa.
Uji coba makan bergizi gratis tersebut dilakukan Di Sekolah Dasar Negeri 2 Kembangbahu, Lamongan. Jatah makan bergizi gratis yang baru saja turun dari mobil distribusi Satuan Pelayanan Pemehuhan Gizi atau SPPG Desa Lopang, langsung dibagikan kepada para siswa. Siswa riang gembira menyambutnya, karena baru kali ini mendapat jatah makan gratis disaat jam istirahat.
Usai mendapatkan jatah, para siswa kembali ke tempat duduk masing-masing, dengan dipimpin doa makan oleh salah seorang guru, siswa pun mulai makan bersama, ada yang terlihat lahap, ada pula yang nampak tak selera karena menunya yang tidak cocok. Bahkan di antara mereka ada pula yang memberikan lauk telur jatah ke teman lainnya karena tidak suka.
Di antara mereka tidak sedikit pula yang meninggalkan sayuran untuk tidak dimakan, dengan alasan tidak terbiasa makan sayuran, bahkan ada pula menyisakan nasinya karena telalu banyak porsinya.
Meski demikian siswa merasa senang, karena selanjutnya mereka pasti mendapat makan gratis secara rutin saat jam istirahat, sehingga uang jajan mereka dapat ditabungkan.
Selain nasi, sayur, dan lauk, siswa juga mendapatkan jatah susu serta buah, yang setiap harinya bisa berganti ragamnya, mulai dari buah salak, pisang, jeruk, dan apel.
Para siswa merasa.bersyukur, namun berharap agar rasa dan menu lebih bervariasi dengan mengedepankan kebutuhan serta selera anak-anak, mereka juga memberi masukkan agar daging ayam crispy tidak terlalu keras, sehingga susah untuk dimakan.
“Menu makanannya cukup enak, tapi sayang masih kurang garam jadi nggak terasa asin. Dan lain kali kalau bisa lauknya itu ayam,” ungkap Elang, siswa kelas 6 sembari tertawa ringan.
Supriyanto, Kepala Sekolah SDN 2 Kembangbahu mengungkapkan jika pihaknya sangat mendukung program makan bergiizi gratis ini, dengan begitu upaya untuk mencetak generasi emas dengan pemenuhan gizi bakal terwujud dimasa mendatang.
“Sebagai bahan evaluasi pihak sekolah berharap agar menu yang disajikan bisa menyesuaikan selera anak-anak,”ungkapnya.
Dalam uji coba kali ini, setidaknya sebanyak 2.726 porsi makan bergizi gratis di distribusikan kepada 36 lembaga pendidikan, yang terdiri dari sekolah Taman Kanak-Kanak Negeri maupun Swasta, sekolah dasar sederajat negeri maupun swasta, sekolah menengah pertama sederajat negeri maupun swasta, dan sekolah menengah atas negeri maupun swasta.
Dari 36 lembaga pendidikan yang mendapat jatah makan bergizi gratis tersebut sasaran tersebar di empat desa, yakni desa lopang, desa pelang, desa kembangbahu, dan desa puter.(sul)
