Lamongan, arek pantura – TMMD ke 124 tahun 2025 di lamongan jawa timur resmi dimulai. Sebanyak 150 personil TNI diterjunkan sebagai upaya mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional. Selama 30 hari kedapa, TMMD ke 124 diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Yuhronur Effendi, bupati lamongan membuka langsung peresmian TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 124 tahun 2025 di Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, selasa (6/5).
“Sinergitas antara Pemkab, TNI, Polri dan masyarakat dalam TMMD kali ini akan mampu mempercepat pembangunan daerah dari segi fisik maupun nonfisik selama 30 hari.” Ungkap Yuhronur.
Dengan alokasi dana sebesar Rp.2,25 miliar, masih menurut Yuhronur, pembangunan fisik yang tengah dan akan dijalankan yakni pembangunan jalan rabat beton, pembangunan jalan poros dalam desa. Pembangunan rumah tidak layak huni dan MCK 10 unit. Pembangunan tembok penahan tanah, pembangunan fasilitas lapangan olahraga, hingga pembangunan irigasi perpompaan.
“Sementara pembangunan nonfisik yang digelar, di antaranya konseling dan pelayanan KB pasangan usia subur, pelayanan posyandu, sosialisasi pencegahan stunting, serta pelatihan budidaya ikan lele dan bantuan benih ikan lele. Selain itu ada juga pasar murah, pelayanan adminduk, hingga cek kesehatan gratis.” Ungkapnya.
Yuhronur efendi berharap, dengan adanya TMMD, masyarakat Desa Kebalankulon dapat merasakan manfaatnya dan berkontribusi dalam pembangunan desa yang lebih baik.
Sementara itu, Komandan Korem 082, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, mengatakan jika TMMD ke-124 dilaksanakan serentak di 40 Kabupaten se-Indonesia.
“Program yang berlangsung selama 30 hari ini bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur dan memberikan dukungan langsung kepada masyarakat di daerah terpencil,” ungkap Danrem.
Danrem juga menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi antara TNI dan masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga pemuda dan mahasiswa.
“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, diharapkan TNI manunggal membangun desa ke-124 dapat menjadi langkah awal menuju pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan untuk kemajuan desa.”pungkas Danrem.(sul)
