PT Quality Works Diduga Abaikan Kewajiban CSR, Warga Desa Puter Tuntut Transparansi

Lamongan, arekpantura.com — Warga Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, menyoroti sikap abai PT Quality Works yang diduga tidak pernah menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sejak perusahaan tersebut mulai beroperasi di wilayah mereka.

Perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya Mantub KM 12,5 itu disebut belum pernah memberikan kontribusi dalam bentuk program tanggung jawab sosial bagi masyarakat sekitar. Padahal, keberadaan industri semestinya membawa dampak positif, khususnya dalam aspek pembangunan dan kesejahteraan warga.

Kepala Desa Puter, Mulyar, menegaskan bahwa sejak awal pendirian pabrik, pihaknya tidak pernah menerima dana atau program CSR dari PT Quality Works.

“Tidak ada satu pun bentuk bantuan sosial yang diberikan kepada desa kami. Kami tidak pernah diajak berdialog ataupun diberi penjelasan mengenai program CSR perusahaan,” tegas Mulyar kepada media, jumat (1/8/25).

Upaya konfirmasi lebih lanjut kepada pihak perusahaan tidak membuahkan hasil. Awak media yang mencoba mendatangi kantor PT Quality Works ditolak masuk oleh petugas keamanan pabrik, yang beralasan bahwa manajemen tidak dapat ditemui tanpa surat resmi atau undangan internal. Sikap tertutup ini memicu kekecewaan masyarakat dan menambah keraguan terhadap komitmen sosial perusahaan.

Padahal, berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, setiap perusahaan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan program CSR. Pengabaian terhadap kewajiban ini bukan hanya mencederai kepercayaan masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha.

Warga Desa Puter mendesak PT Quality Works untuk segera memberikan klarifikasi terbuka terkait realisasi dana CSR serta menyusun program sosial yang nyata dan berkelanjutan. Mereka juga meminta pemerintah daerah dan instansi pengawas turun tangan untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi dan hak-hak warga tidak diabaikan.

Kondisi ini mencerminkan pentingnya transparansi dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah operasionalnya. Tanpa hal itu, kepercayaan publik akan terus terkikis, dan potensi konflik sosial semakin besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *