Lamongan, arekpantura.com – Penguatan kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH) bersama Pemerintah Daerah Lamongan gencar dilakukan untuk mempercepat kesejahteraan petani terkhususnya di kawasan lamongan.
Sinergi tersebut dilakukan berupa pengelolaan hutan, pengembangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Pemda, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) atau dinas terkait, berperan dalam pembinaan, pendampingan, serta memfasilitasi pemasaran produk KTH.
Hal itu, diungkapkan oleh ketua Rokim, Kelompok Tani Hutan (KTH) Lamongan. Menurutnya, ada beberapa poin penting keterkaitan antara KTH dan Pemda. Keterkaitan tersebut mencakup peminaan dan pendampingan, Pengawasan, serta dampak ekonomi.
“Dinas Lingkungan Hidup berperan aktif melakukan pembinaan agar KTH menjadi kelompok yang produktif, mandiri, serta berkelanjutan,” ungkap Rokim, jum’at (15/5/26).
TONTON JUGA “
Selain itu, lanjut Rokim, Pemda juga terlibat dalam memfasilitasi pemberian akses kelola perhutanan sosial kepada masyarakat, yang menjadi landasan legal bagi KTH untuk mengelola kawasan hutan. Sekaligus memberikan dukungan penuh untuk mengakomodasi pemasaran produk hasil hutan non-kayu yang dihasilkan oleh KTH.
“KTH bekerja sama dengan Pemda dan pusat melakukan upaya strategis untuk pengamanan dan penertiban kawasan hutan,” lanjutnya.
KTH yang dibina oleh Pemda, masih menurut Rokim, terbukti mampu memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, seperti yang terlihat dari tingginya Nilai Transaksi Ekonomi (NTE) KTH di Jatim pada Triwulan I 2026. Selain itu, KTH seringkali berada di bawah binaan Balai Perhutanan Sosial (BPS) atau dinas kehutanan provinsi/kabupaten, yang berkoordinasi langsung dengan pemerintah pusat (Kementerian Kehutanan).
TONTON JUGA :
Sinergitas dengan pemerintah daerah kali ini, merupakan sebuah langkah awal dari sebuah perjalanan untuk membangun kawasan hutan yang lestari dan bermanfaat bagi masyarakat dan anak cucu kita nanti.
“KTH harus terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk berjalanya sebuah sistem aspek kehutanan sosial terutama dalam segi percepatan pertumbuhan ekonomi dan perluasan pengembangan jaringan kepada dinas terkait.”pungkasnya.
