Lamongan, arekpantura.com – Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kembangbahu terus menunjukkan perkembangan positif.
Memasuki usia satu tahun pelaksanaan program, Mitra MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lopang 1 Kembangbahu menggelar tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan pelayanan yang telah dijalankan selama setahun terakhir.
Kegiatan yang berlangsung di dapur SPPG Lopang 1, Dusun Sumberpanggang, Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Jumat (29/5/2026), berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Acara tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Kembangbahu, tenaga relawan, perwakilan lembaga pendidikan, kader posyandu, serta berbagai pihak yang selama ini menjadi mitra dalam mendukung keberlangsungan program MBG.
Perayaan satu tahun berdirinya SPPG Lopang 1 Kembangbahu mengusung tema “1 Tahun Mengabdi, Berkomitmen untuk Terus Memberikan Manfaat Bagi Generasi Emas 2045”. Tema tersebut mencerminkan tekad seluruh pengelola dan relawan untuk terus menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang berkualitas sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.
Selama satu tahun operasional, SPPG Lopang 1 Kembangbahu telah menjadi salah satu ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kembangbahu dan sekitarnya.
Kehadirannya dinilai memberikan manfaat nyata dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah maupun masyarakat penerima manfaat lainnya.
Sebanyak 37 lembaga turut hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut, terdiri dari 24 satuan pendidikan mulai jenjang MI, SD, SMP hingga SMA, serta 13 posyandu yang selama ini menjadi bagian dari jaringan pelayanan SPPG Lopang 1 Kembangbahu.
Kehadiran para mitra tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menyukseskan program pemenuhan gizi nasional.
Berdasarkan data pelayanan yang dihimpun, Mitra MBG SPPG Lopang 1 Kembangbahu saat ini melayani sekitar 2.800 keluarga penerima manfaat (KPM) dari berbagai wilayah layanan. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus bangsa.
Kepala Mitra SPPG Lopang 1 Kembangbahu, Solikin Wijaya , menyampaikan bahwa keberhasilan program selama satu tahun terakhir tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Menurutnya, keterbukaan informasi dan peningkatan kualitas pelayanan menjadi komitmen yang terus dijaga demi memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan, ke depan pihaknya berencana mengajak para penerima manfaat untuk melihat secara langsung proses produksi makanan di dapur SPPG. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memahami standar pelayanan yang diterapkan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat.
“Kami ingin masyarakat mengetahui secara langsung bagaimana proses kerja yang kami lakukan setiap hari. Dengan begitu mereka dapat melihat bahwa kualitas, kebersihan, dan kandungan gizi makanan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap proses produksi,” ujar Solikin.
Gagasan tersebut mendapat dukungan penuh dari Camat Kembangbahu, Arif Bachtiar. Menurutnya, program kunjungan atau facility tour dapat menjadi sarana edukasi yang efektif bagi siswa, sekolah, maupun masyarakat untuk memahami proses penyediaan makanan bergizi yang dilakukan secara profesional dan sesuai standar.
“Saya mendukung penuh inisiatif Mitra SPPG untuk mengajak para penerima manfaat melihat secara langsung proses produksi hingga distribusi makanan bergizi. Ini menjadi langkah positif dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi yang baik,” ujar Arif.
