Lamongan, arekpantura.com – Ambisi PSS Sleman untuk merebut puncak klasemen Grup 2 Championship harus tertunda setelah ditahan imbang Persela Lamongan dengan skor 1-1 pada pekan ke-16, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (18/1/2026).
Bermain di hadapan pendukungnya Slemania dan Brigata Curva Sud, PSS tampil agresif sejak menit awal.
Dukungan penuh suporter akhirnya berbuah gol pada menit ke-37. Gustavo Tocantins sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan tajam usai menerima umpan manja dari Junior Haqi. Maguwoharjo bergemuruh, PSS unggul 1-0 hingga turun minum.
Namun Persela bukan tanpa perlawanan. Memasuki babak kedua, duel semakin panas. PSS memasukkan Arda Alfareza dan Terens Puhiri untuk menambah daya dobrak.
Di kubu tamu, Laskar Joko Tingkir merespons cepat. Strategi dirombak, pemain silih berganti masuk untuk mengubah alur permainan.
Ketegangan mencapai puncaknya di menit ke-83. Tendangan jarak jauh Adam Maulana menghantam mistar gawang.
Bola liar langsung disambar Titan Agung dan bersarang di gawang PSS. Sempat dianulir karena offside, gol itu memicu protes keras. Setelah peninjauan, wasit mengesahkan gol lantaran bola lebih dulu mengenai tangan kiper Ega Rizky. Skor berubah 1-1.
Di sisa laga, PSS menyerang habis-habisan. Tekanan demi tekanan dilancarkan hingga delapan menit tambahan waktu. Namun pertahanan disiplin Persela membuat Elang Jawa frustrasi. Peluit panjang berbunyi, skor imbang tak berubah.
Pelatih Persela, Bima Sakti, menyebut hasil ini sebagai buah kerja keras tim.
“Kita tahu kualitas PS Sleman sangat bagus. Tapi hari ini pemain bekerja luar biasa dan kita pantas membawa pulang satu poin,” tegasnya. Minggu (18/1/2026).
Ia juga mengungkap kunci gol penyeimbang. “PSS terus naik menyerang dan ada ruang kosong. Kita manfaatkan itu dengan perubahan pemain sayap, dan berjalan sesuai rencana,” tambah Bima.
Sementara pelatih PSS, Ansyari Lubis, tak menutupi kekecewaannya.
“Kita bermain bagus, tapi dihukum karena kehilangan fokus di menit akhir. Ini pelajaran penting,” ujarnya.
Hasil imbang ini membuat PSS Sleman tertahan di posisi dua klasemen dengan 34 poin. Persela Lamongan naik ke peringkat enam dengan koleksi 26 poin.
