Dibantai Kendal Tornado FC, Persela Kebobolan 5 Gol Tanpa Balas

Tim Persela saat dipermalukan Kendal Tornado FC 5 gol tanpa balas di Stadion Sriwedari, Solo

Lamongan, arekpantura.com – Stadion Sriwedari, Solo, menjadi mimpi buruk bagi Persela Lamongan pada laga penutup Championship musim 2025/26 Grup B, Minggu (3/5/2026).

Alih-alih menutup musim dengan hasil manis, Laskar Joko Tingkir justru dipermalukan Kendal Tornado FC dengan skor telak 5-0 tanpa balas.

Laskar Badai Pantura tampil superior sepanjang pertandingan. Sejak peluit awal dibunyikan, Kendal Tornado langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi jalannya laga. Sementara Persela tampil di bawah tekanan dan kesulitan mengembangkan permainan.

Gol pembuka tuan rumah lahir pada menit ke-40 melalui Felipe Ryan setelah memanfaatkan assist Firmansyah. Keunggulan tersebut membuat para pemain Kendal Tornado semakin percaya diri memasuki babak kedua.

Usai turun minum, tekanan Laskar Badai Pantura tak mengendur. Firmansyah sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-60 lewat penyelesaian apik setelah menerima umpan Prasetyo.

BACA JUGA :

Persela semakin kehilangan arah permainan. Lini pertahanan mereka terus digempur hingga akhirnya Hajar memperbesar skor menjadi 3-0 pada menit ke-82 usai menerima umpan Patrick.

Pesta gol Kendal Tornado ditutup penampilan gemilang Yudo di penghujung laga. Sang pemain mencetak dua gol masing-masing pada menit ke-90 dan 90+6’, memastikan kemenangan mutlak 5-0 untuk Laskar Badai Pantura.

Kekalahan telak itu menjadi pukulan menyakitkan bagi tim asal Lamongan. Bukan hanya gagal meraih poin di laga terakhir, Persela juga harus rela turun satu strip ke posisi 6 klasemen akhir Grup B dengan koleksi 41 poin.

Posisi mereka disalip Deltras Sidoarjo yang sukses menundukkan Persiba Balikpapan 2-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Pelatih Persela, Bima Sakti, tak mampu menutupi rasa kecewanya usai laga. Dalam konferensi pers, mantan pemain Timnas Indonesia itu meminta maaf kepada suporter dan masyarakat Lamongan atas hasil memalukan tersebut.

BACA JUGA :

“Pertama saya ucapkan maaf kepada suporter Persela dan masyarakat Lamongan yang sudah mendukung kami. Kami tidak bisa memberikan hasil maksimal di laga terakhir musim ini,” ujar Bima Sakti, Minggu (3/5/2026).

Ia juga menegaskan kekalahan besar tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih dan siap menerima evaluasi dari manajemen.

“Ini menjadi tanggung jawab saya. Saya sudah sampaikan ke manajemen untuk melakukan evaluasi karena memang kekalahan ini sangat besar,” tegasnya.

Di kubu lawan, pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengaku bangga dengan performa anak asuhnya. Meski gagal promosi musim ini, kemenangan telak atas Persela dianggap menjadi bukti kualitas timnya sebagai salah satu kekuatan papan atas Grup B.

BACA JUGA :

“Semua pemain bekerja luar biasa. Mereka bisa mengembangkan permainan dengan percaya diri di musim yang berat di Grup B. Meski belum promosi, anak-anak membuktikan kami punya kualitas,” kata Stefan.

Putra Rudy Keeltjes itu menyebut kemenangan besar diraih berkat strategi serangan balik yang berjalan efektif dan mental pemain yang sedang tinggi.

“Kami menunggu dan melakukan counter attack. Pemain punya semangat tinggi dan percaya diri untuk mencetak gol lebih banyak,” ujarnya.

Tambahan tiga poin membuat Kendal Tornado FC menutup musim di posisi 4 klasemen dengan torehan 50 poin. Sementara Persela Lamongan harus mengakhiri musim dengan luka mendalam setelah dihajar lima gol tanpa balas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *