Lamongan, arekpantura.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan besar terjadi di jalur poros Tuban-Babat tepatnya di Dusun Lengkong Kecamatan Babat Lamongan, minggu (10/5/26).
Sebuah truk tronton kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan, memicu tabrakan beruntun yang melibatkan truk lain dan sebuah bus penumpang.
Peristiwa bermula saat Truk Tronton dengan nomor polisi W-9724-UP yang dikemudikan oleh Andik melaju dari arah barat (Tuban) menuju ke timur (Babat). Sesampainya di lokasi kejadian (TKP), kendaraan tersebut tiba-tiba oleng ke kanan hingga melewati pembatas marka dan masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan (timur ke barat), melaju dua kendaraan secara berurutan, yakni truk Nopol W-8904-YB yang dikemudikan oleh Djoko Sugiono Probo dan Bus Nopol: G-7086 OA yang dikemudikan oleh Riyaldi.
Tabrakanpun tak Terhindarkan
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi dari arah berlawanan tidak sempat melakukan pengereman atau menghindar. Akibatnya, benturan keras tidak dapat dielakkan. Truk tronton tersebut menghantam kendaraan yang datang dari arah Babat secara beruntun.
BACA JUGA :
“Kondisi truk tronton mendadak oleng ke kanan dan langsung memotong jalur. Karena jarak sudah sangat dekat, kendaraan dari arah depan tidak punya ruang untuk menghindar,” ujar salah satu saksi di lokasi.
Kecelakaan ini mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan ketiga kendaraan yang terlibat. Arus lalu lintas di jalur Tuban-Babat sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi bangkai kendaraan dilakukan oleh petugas kepolisian.
“Kami menghimbau kepada pengendara roda empat untuk tetap selalu berhati-hati terutama dijalur poros Pantura karena kedaraan sangat padat dan bersabar ditengah kemacetan “ Debby Hariyanto Kanit Gakum Satlantas Polres Lamongan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan mendata korban serta kerugian materiil akibat insiden tersebut. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh kegagalan fungsi kendaraan atau faktor kelelahan pengemudi tronton sehingga kehilangan kendali.
