446 Warga Binaan Lapas Lamongan Terima Remisi Khusus di Idul Fitri 2026

Warga binaan Lapas Lamongan usai menuanaikan ibadah salat Id di lapangan Lapas kelas IIB Lamongan.

Lamongan, arekpantura.com – Sebanyak 446 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan menerima Remisi Khusus (RK) pada hari raya Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Dari jumlah tersebut, tiga orang di antaranya dinyatakan langsung bebas.

Pemberian remisi ini diumumkan usai pelaksanaan ibadah salat Id yang digelar di lapangan dalam Lapas Lamongan. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut, terlebih pihak Lapas menghadirkan perwakilan keluarga untuk ikut beribadah bersama para warga binaan.

“Hari ini kita melaksanakan salat Idulfitri dengan menghadirkan perwakilan dari beberapa keluarga warga binaan, termasuk mereka yang mendapatkan RK II atau langsung bebas hari ini,” ujar Heru Sulistyo Kepala Lapas IIB Lamongan.

Secara rincian, dari total 606 warga binaan yang menghuni Lapas Lamongan, sebanyak 443 orang mendapatkan Remisi Khusus I (pengurangan masa tahanan sebagian). Sementara itu, 3 orang lainnya mendapatkan Remisi Khusus II dan diperbolehkan langsung pulang ke rumah masing-masing tepat di hari kemenangan ini.

Pihak Lapas menjelaskan bahwa tidak semua warga binaan mendapatkan remisi tahun ini. Beberapa di antaranya masih berstatus sebagai tahanan sehingga belum memenuhi syarat secara administratif untuk mendapatkan pengurangan masa hukuman.

Meski saat ini kondisi Lapas Kelas IIB Lamongan mengalami kelebihan kapasitas—di mana jumlah penghuni mencapai 606 orang dari kapasitas ideal 344 orang—pihak Lapas memastikan situasi tetap kondusif.

“Memang terjadi over capacity, namun kami telah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan menyediakan ruangan khusus bagi warga binaan yang sudah masuk kategori medium security, asimilasi, maupun yang sedang menjalani masa subsider agar tidak terjadi penumpukan di dalam kamar hunian,” pungkasnya.

Selain pemberian remisi, Lapas Lamongan juga membuka layanan kunjungan tatap muka bagi keluarga warga binaan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari ke depan guna memberikan kesempatan bagi mereka untuk bersilaturahmi di momen Lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *