Diduga Lalai Terapkan K3, Proyek Tower PT CMI di Lamongan Disorot

Lamongan, arekpantura.com – Sebuah pemandangan yang memicu keprihatinan terjadi di proyek pembangunan tower telekomunikasi milik PT Centra Tama Menara Indonesia (CMI) di Desa Tlanak, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Seorang pekerja tertangkap kamera memanjat hingga puncak tower tanpa helm pelindung, Rabu (27/8/2025).

Ironisnya, ketika dikonfirmasi, pengawas teknis yang mengaku bernama Eko menyebut bahwa pekerjanya sudah memakai helm. Namun, fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya. Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar, sejauh mana komitmen perusahaan maupun vendor pelaksana dalam menegakkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).


“Pekerja kami di sini sudah memakai APD termasuk helm.” Bantah Eko.


Padahal, aturan mengenai keselamatan kerja telah ditegaskan dalam UU Nomor 1 Tahun 1970 dan Permenaker Nomor 5 Tahun 2018. Keduanya mewajibkan perusahaan menyediakan perlindungan serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam pekerjaan berisiko tinggi. Mengabaikan kewajiban ini bisa berujung pada sanksi administratif hingga pidana.
Publik pun mempertanyakan lemahnya pengawasan di lapangan. Banyak yang menilai bahwa kelalaian ini mencerminkan ketidakpedulian terhadap nyawa pekerja. Desakan muncul agar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan segera turun tangan memberikan tindakan tegas.


Menanggapi hal tersebut, pihak site acquisition (SITAC) proyek, Maulana, mengakui adanya kekurangan.
“Memang benar ini masih ada kekurangan, dan kami berjanji akan melakukan evaluasi serta memperbaiki penerapan K3 agar insiden serupa tidak terulang.” Ungkap Maulana.


Pembangunan infrastruktur telekomunikasi memang penting, namun keselamatan pekerja tetap menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Satu kelalaian kecil di ketinggian bisa berakhir dengan tragedi besar, dan inilah yang membuat publik bertanya-tanya seberapa serius perusahaan menjaga nyawa pekerjanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *