Lamongan, arekpantura.com – Semangat dakwah terpancar di MI Muhammadiyah 09 (MI MULA) Labuhan. Para santri dari Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran yang tengah menjalankan tugas Pekan Dakwah, turut terjun langsung menyukseskan kegiatan Pesantren Sabtu Malam Ahad (PSMA) yang digelar pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026.
Kegiatan Pesantren Sabtu Malam Ahad (PSMA) MI MULA yang kedua tersebut, diikuti oleh 63 siswa-siswi kelas 5 dan 6 dengan tujuan untuk memperdalam pemahaman agama, praktik ibadah salat, tadarus Al-Quran serta meningkatkan kemampuan literasi menulis para siswa dengan cara merangkum isi kajian berbuka puasa dan kultum salat tarawih. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk para siswa menjadi anak yang saleh dan salehah serta memiliki karakter kemandirian sejak dini.
Pada hari Sabtu pagi pukul 10.30 WIB, suasana MI MULA Labuhan sudah tampak sibuk. Para siswa berkumpul untuk mendapatkan pengarahan mengenai tata tertib dan perlengkapan wajib, mulai dari alat salat, Al-Quran, buku Ramadan, hingga bekal untuk berbuka dan sahur bersama.
Kebersamaan mulai terasa saat para siswa dan santri pembimbing bahu-membahu melakukan kerja bakti. Mereka membersihkan ruang kelas yang akan digunakan sebagai tempat istirahat serta aula yang menjadi pusat kegiatan ibadah dan kajian.
BACA JUGA :
Pendampingan Intensif oleh Santri Karangasem
Kehadiran enam santriwati Ponpes Karangasem Muhammadiyah Paciran, yakni Kaysa Arina Mussa Putri, Chesritha Terafena, Melati Krisna Ayu Kuswandi, Mu’zizarus Sholihah, Putri Salsa Rahmah, dan Shifa Unisa Ramadhoni Sungkar, membawa warna baru dalam kegiatan ini.
Mereka tidak hanya mendampingi, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai program unggulan, di antaranya:
1. Bimbingan Tahfidz Al-Qur’an dan Muhadasah (percakapan bahasa).
2. Mengajar di kelas dengan metode yang interaktif.
3. Mengisi kajian rohani menjelang berbuka puasa.
4. Pembinaan tadarus Al-Quran setelah pelaksanaan salat Tarawih berjamaah.
Wakil Kepala MI Muhammadiyah 09 Labuhan, Andi Ali Syahbana, S.Pd, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para santri Ponpes Karangasem. Menurutnya, kolaborasi ini memberikan dampak positif yang nyata bagi para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada para santri. Semoga ilmu yang disampaikan kepada siswa kami bermanfaat bagi mereka,” ungkap Andi.
Ia juga berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi para santri Karangasem dalam mengasah keberanian dan kemampuan retorika dakwah mereka di tengah masyarakat. “Semoga mereka mendapatkan pengalaman terbaik selama di MI MULA guna menambah ilmu pengetahuan dan keberanian menyampaikan ilmu yang dimilikinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Melati Krisna Ayu Kuswandi, mengungkapkan kebahagiannya bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya siswa siswi di MI Muhammadiyah 09 (MI MULA) Labuhan. Menurutnya, apa yang dilakukan beserta teman-temannya tersebut merupakan aplikasi langsung terhadap pengajaran yang mereka terima di Pondok Pesantren Karangasem Paciran Lamongan.
“Kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas sambutan semua pihak di desa Labuhan ini. Dengan sambutan yang diberikan ini, kami merasa berada di dalam keluarga sendiri. Terimakasih juga pada adik-adik siswa siswa MI Muhammadiyah 9 Labuhan yang telah memberikan banyak pengalaman berharga buat kami,” ungkap gadis yang biasa dipanggil Imel tersebut.
Kegiatan PSMA ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu mempererat ukhuwah antara lembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah, sekaligus mencetak generasi muda yang religius dan tangguh.
